Monday, May 23, 2011

"Seniman Jalanan" ala Eropa

Sebuah pembanding bagus untuk dikembangkan

Pertunjukan seni untuk mendapatkan sumbangan dari para pendengar atau penonton memang sudah membumi. Jika di Indonesia banyak kita jumpai pengamen, dengan mendatangi orang perorang, pindah dari satu warung ke warung lainnya, tidak halnya yang terjadi di Eropa. 

Sewaktu dulu pertama kali membaca buku ketiga dari seri Laskar Pelangi,yang oleh Andrea Hirata diberi Judul Edensor, mungkin agak terasa unik cara "Seniman Jalanan Eropa" untuk mendapatkan Euro (mata uang regional Eropa) dengan melakukan apa yang disebut Street Performance. Tetapi setelah melihat sendiri, ternyata unik dan asyik juga.


Para Seniman Jalanan biasanya mengambil lokasi di pusat perkotaan yang ramai dikunjungi dan pada hari-hari tertentu. Untuk di Leipzig sendiri, biasanya dilakukan di hari Sabtu dan berlokasi di beberapa titik di sekitar Augustusplatz, Nikolaistraiße, Reichsstraße, Petersstraße, dll

Selain tidak mengganggu orang lain, untuk kualitas dan jenis keseniannya pun tidak tanggung-tanggung, bukan musik asal-asalan ataupun suara sumbang yang diperdengarkan, tetapi minimal mampu membuat pendengar atau pejalan kaki tertarik dan tersenyum. Sehingga dapat memberikan hiburan gratis buat pejalan kaki lainnya.

Jenis Seni yang ditampilkan pun bermacam-macam, tergantung dari masing-masing seniman.  Mulai dari permainan gitar, akustik, drums hingga seni peran pun ada. Salah satunya adalah yang sempet saya rekam ini.





Ada fungsi lain daripada hanya untuk mendapatkan sumbangan Euro, beberapa seniman memanfaatkan kesempatan tersebut untuk "Promosi" pertunjukan yang akan mereka lakukan beberapa hari kemudian di suatu tempat di sekitar lokasi atau di gedung Opera. Sehingga dalam pertunjukan tersebut bisa juga terdapat selebaran tentang waktu dan tempat pertunjukan tersebut akan diselenggarakan.
 
Lalu bagaimana yang ada dikota lainnya?
aku tunggu replay dari bro sekalian...
(satu lagi foto seniman jalanan ala Eropa@Leipzig)
 
e d s  - Leipzigers


Monday, April 25, 2011

This is My Land, My Country, My Life

BEKERJA UNTUK KEHIDUPAN . . .  


Hidup ini haruslah berharga, dalam hidup ini haruslah dapat memberikan sumbangsih bagi perubahan menuju kebaikan, walaupun hanya sebiji buah sawi, dan yang paling penting, di dalam hidup yang hanya sekali ini, HARUSLAH kita dapat mencapai kebahagian, kebahagian di dunia maupun di akherat kelak. 

Dan sudah selayaknya bahwa Kemerdekaan untuk mecapai Kebahagiaan itu adalah hak asasi setiap insan. Bukan saja manusia tetapi juga tumbuhan, hewan dan alam (lingkungan). Dan alangkah indahnya jika kita dapat berbagi kebahagian kepada sesama, kepada masyarakat, kepada lingkungan dan kepada alam juga.  



Kebahagiaan dengan adanya jaminan bagi setiap makhluk hidup untuk dapat berekspresi dan hidup layak tanpa adanya gangguan dari yang lain atau MENGGANGGU yang lainnya.  

So, dapatkah kita mewujudkannya? Itulah tantangan dan tujuan hidup... 

Dalam posting-posting selanjutnya kita dapat berbagi cerita, opini, share informasi dan artikel-artikel lainnya yang dapat membangun motivasi, kesadaran dan keinginan untuk mejadi lebih baik. Bagi pembaca yg ingin berbagi saya akan sangat senang sekali untuk mempostingnya. 




Bersemangatlah...! 
Eds 
(Leipzig, April 24. 2011)